• Request Appointment
Sasana Husada
  • Home
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi & Misi
    • Izin Klinik
  • Fasilitas & Layanan
    • General Physiotherapy
    • Stroke Services
    • Pediatric Services
    • Home Care Service (MONIK)
    • Sasana Lab Physio
    • Sasana Sport Physio
    • Sasana Corporate Care
    • Sasana Learning Center
  • Jaringan
    • Jakarta Selatan
      • Klinik Spesialis Zam Zam
      • Klinik Akupuntur Centrum
      • SOS International Clinic
      • RS Prikasih
      • Medicare Clinic
      • Aditya Medical Centre
      • Ciputra Medical Center
    • Jakarta Pusat
      • Bunda Neuro Center
    • Jakarta Barat
      • Klinik Triosada (KARMEL)
    • Jakarta Utara
      • Klinik Amica Medica Sunter
      • Klinik Dharma Suci PIK 1
    • Tanggerang - Serpong
      • Klinik Surya Medika
      • Klinik Akupuntur Salveo
    • Depok - Cibubur
      • Klinik Naura Medika
      • RS Meilia
    • Bekasi
    • Jawa Barat
      • Liberta Physio
    • Jawa Tengah
      • Klinik PMI Kota Semarang
  • News & Information
  • Hubungi Kami
    • Lokasi
    • Kontak
    • Carrer
    • Internship
Search

TETAP BUGAR SELAMA PUASA

Tubuh kita dirancang menjadi untuk selalu bergerak, dengan bergerak metabolisme dan fungsi organ akan berjalan dengan baik, dengan kata lain bergerak adalah kebutuhan tubuh untuk tetap dalam kondisi optimal.

“Life is Motion, Motion is Life” kalimat ini tampaknya tepat untuk menjelaskan bagaimana pentingnya untuk tetap aktif bergerak, karena untuk tetap hidup kita harus bergerak, dan bergerak adalah sebuah kehidupan.

Maka sangat tepat jika aktif bergerak kita jadikan kebutuhan dalam hidup, jadi sekarang kita harus menempatkan olah raga sebagai kebutuhan, bukan hanya aktifitas selingan atau pengisi waktu luang. Bahkan masih banyak yang tidak berolah raga meskipun punya banyak waktu luang.

Olah Raga saat Puasa

Tidak terkecuali pada saat puasa ini, kita juga dapat terus berolah raga. Puasa bukan alasan untuk bermalas-malasan dan jauh – jauh dengan olah raga, olah raga dibutuhkan oleh tubuh untuk tetap bugar selama bulan Ramadhan. Masih banyak yang beranggapan bahwa dengan berpuasa kita membatasi segala macam aktivitas normal. Padahal, dengan tetap aktif selama puasa, tubuh kita akan semakin sehat. Kuncinya adalah mengatur waktu dan menentukan jenis olahraganya. Saat berpuasa, energi yang Anda miliki tentu saja tak sebesar biasanya. Karena itu, pengaturan waktu dan pemilihan jenis olahraga saat puasa sangatlah penting.

Meski harus menahan haus dan lapar seharian, bukan berarti kita boleh absen berolahraga. Mengapa? Sebab olahraga justru bisa membantu kita dalam proses pengeluaran racun dari tubuh. Ketika saluran pencernaan “diberhentikan” untuk detoksifikasi selama bulan puasa, maka olahraga akan memegang peran mengoptimalkan sirkulasi darah dan fungsi kelenjar getah bening. Inilah yang kemudian membuat detoksifikasi tubuh berjalan sempurna.

Waktu Olah Raga selama Puasa

Waktu yang tepat untuk berolah raga adalah sehabis subuh dan 1 jam menjelang berbuka puasa, olah raga dapat dilakukan selama 30 menit pada umumnya, mungkin untuk pemula bisa di bawah 30 menit. Hindari berolahraga menjelang waktu tidur. Ini dilakukan agar tubuh diberi kesempatan untuk beristirahat.

Carilah tempat yang sejuk untuk berolahraga. Jika jogging atau olahraga lainnya di tempat terbuka, lakukan di kawasan yang sejuk. Hal ini dilakukan untuk menghindari pengeluaran keringat berlebih.

Tidakkah mengherankan, bila orang yang bermalas-malasan ketika berpuasa, hanya duduk-duduk atau tidur-tiduran saja, justru dia menjadi lemas, lesu, dan tidak bersemangat. Sangat berbeda dengan keadaan orang yang terus beraktivitas, yang tampak lebih bersemangat, dan tampak tidak terlalu merasakan lapar dan lemas.

Jenis Olah Raga selama Puasa

Tubuh kita memiliki cadangan energi. Aktivitas dan olahraga yang tepat akan mengubah lemak tubuh yang merupakan cadangan energi menjadi glukosa dalam darah, sehingga kadar gula pun. Sehingga, rasa malas, lunglai, dan mengantuk pun hilang. Badan pun semakin terasa bugar.

Tapi karena jumlah energi dalam tubuh kita terbatas maka perlu diatur jenis olahraganya, Olah raga yang dianjurkan selama puasa adalah jenis olah raga kebugaran seperti BERJALAN, JOGGING, BERSEPEDA. Hindarkan latihan – latihan pembebanan karena latihan ini akan sangat menguras energi sehingga kita cepat lelah.

Sesuaikan dengan Kondisi Tubuh 

Sesuaikan dengan kondisi tubuh, frekuensi olah raga sebaiknya menggunakan kebiasaan berolahraga sebelumnya, Bila kita biasa berolahraga 4 kali sepekan, maka frekuensinya dapat dikurangi menjadi 2 kali sepekan. Akan tetapi, jika frekuensinya biasa dilakukan setiap hari, maka bisa dikurangi menjadi 3-4 kali/pekan, dengan porsi latihan 40-50% lebih ringan dari biasanya, bila kita sekadar menjaga kebugaran dan tidak sedang dalam satu program latihan tertentu.

Dibanding olahraga berat yang tak teratur, olahraga yang dilakukan dengan teratur jauh lebih efektif. Olahraga rutin akan membuat metabolisme tubuh Anda lebih teratur dan bisa menjaga agar tubuh tetap segar dan bugar

Istirahat cukup

Istirahat bertujuan memperoleh kembali energi yang digunakan. Dengan istirahat cukup diharapkan akan memperoleh cukup stamina untuk kembali berolahraga di hari berikutnya. Istirahat harus disertai konsumsi makanan sehat, seperti sayur dan buah. Kombinasi keduanya memungkinkan tubuh tetap sehat selama berpuasa.

 

 

Bila sedang kurang tidur, flu atau sakit lainnya, kita tidak perlu memaksakan diri berolahraga, terlebih di saat puasa

Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayur

Saat kita sedang puasa, jangan banyak konsumsi makanan berlemak, tinggi garam maupun gula. Imbangi makanan Anda dengan sayur dan buah karena makanan inilah yang justru memberikan tenaga lebih banyak dan tahan lama pada tubuh. Coba konsumsi madu atau kurma agar tubuh Anda memiliki cadangan energi yang cukup dan gula alami.

Tubuh Anda perlu olahraga agar tidak mudah lemas, bukannya tidak melakukan olahraga karena takut lemas. Oleh karena itu, cobalah untuk tetap aktif dan berolahraga agar tubuh tetap sehat. Selamat berpuasa.

 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai cara lain untuk tetap bugar disaat puasa dan bagaimana fisioterapi dapat membantu, silahkan Hubungi Kami

Popular Posts

  • FISIOTERAPI DAN NYERI BAHU
  • FISIOTERAPI DAN BREATHING EXERCISES
  • CHEST PHYSIOTHERAPY

© 2026 Sasana Husada

Request Appointment

Sid
Sid
Sasana Husada
  • Home
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi & Misi
    • Izin Klinik
  • Fasilitas & Layanan
    • General Physiotherapy
    • Stroke Services
    • Pediatric Services
    • Home Care Service (MONIK)
    • Sasana Lab Physio
    • Sasana Sport Physio
    • Sasana Corporate Care
    • Sasana Learning Center
  • Jaringan
    • Jakarta Selatan
      • Klinik Spesialis Zam Zam
      • Klinik Akupuntur Centrum
      • SOS International Clinic
      • RS Prikasih
      • Medicare Clinic
      • Aditya Medical Centre
      • Ciputra Medical Center
    • Jakarta Pusat
      • Bunda Neuro Center
    • Jakarta Barat
      • Klinik Triosada (KARMEL)
    • Jakarta Utara
      • Klinik Amica Medica Sunter
      • Klinik Dharma Suci PIK 1
    • Tanggerang - Serpong
      • Klinik Surya Medika
      • Klinik Akupuntur Salveo
    • Depok - Cibubur
      • Klinik Naura Medika
      • RS Meilia
    • Bekasi
    • Jawa Barat
      • Liberta Physio
    • Jawa Tengah
      • Klinik PMI Kota Semarang
  • News & Information
  • Hubungi Kami
    • Lokasi
    • Kontak
    • Carrer
    • Internship
Go Top

Search